Bupati Ciamis Ikuti Rakor Nasional, Perkuat Kesiapan Mudik Idul Fitri 1447
inforpiangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pelayanan Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah secara virtual dari Ruang Zoom Meeting Polres Ciamis, Senin (02/03/2026). Rakor nasional tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan diikuti kementerian serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Di tingkat daerah, kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi, dan sejumlah instansi lainnya. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bentuk kesiapan Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam menghadapi potensi lonjakan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Dalam arahannya, Kapolri memaparkan hasil survei Kementerian Perhubungan RI tahun 2026 yang memperkirakan potensi pergerakan masyarakat mencapai 143,9 juta orang. Angka tersebut tercatat menurun sekitar 2,57 juta orang atau 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, realisasi arus mudik tahun 2025 justru melampaui prediksi, mencapai 154,6 juta orang atau lebih tinggi 5,55 persen dari potensi yang diperkirakan.
Perbedaan antara prediksi dan realisasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah dan aparat keamanan. Berbagai stimulus kebijakan pun disiapkan untuk mengurai kepadatan arus mudik, antara lain diskon tarif tol, tarif reguler tiket kapal, penambahan masa libur Lebaran, kebijakan Work From Anywhere (WFA), hingga potongan harga tiket pesawat.
Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Ketupat 2026, Polri menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas. Di antaranya penerapan sistem one way nasional dan lokal, contra flow, pengaturan kapasitas rest area, pembatasan kendaraan sumbu tiga, hingga imbauan intensif kepada masyarakat. Bahkan, dalam kondisi tertentu, akan dilakukan peniadaan tilang guna mengedepankan kelancaran dan pendekatan humanis.
Secara nasional, sebanyak 2.746 posko pengamanan didirikan untuk mendukung pengamanan arus mudik, pelaksanaan Salat Idul Fitri, hingga aktivitas wisata dan rekreasi masyarakat. Total objek pengamanan yang tercatat mencapai 185.608 lokasi di seluruh Indonesia.
Berdasarkan prediksi, puncak arus mudik pertama diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan puncak kedua pada 18–19 Maret 2026. Sementara itu, arus balik diprediksi memuncak pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026. Rentang waktu tersebut menjadi fokus utama pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Menanggapi hasil rakor tersebut, Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis siap bersinergi dengan TNI-Polri serta seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal, baik di jalur transportasi, pusat keramaian, maupun objek wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Lebaran.
Menurutnya, kesiapan bukan hanya menyangkut aspek pengamanan, tetapi juga pelayanan publik secara menyeluruh, termasuk kelancaran arus kendaraan, ketersediaan fasilitas umum, serta pengawasan harga dan distribusi kebutuhan pokok.
BACA JUGA: Stok Bahan Pokok Garut Aman Saat Ramadhan
Herdiat juga mengimbau masyarakat Ciamis untuk merencanakan perjalanan dengan matang serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat menjadi kunci terciptanya perayaan Idul Fitri yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Ciamis.
“Kami berharap masyarakat tetap mengutamakan keselamatan, menjaga ketertiban, dan memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci agar Idul Fitri 1447 H berjalan aman dan lancar,” ujarnya. (Kusmana)

