Libur Jelang Ramadan, 7.070 Wisatawan Datang

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis mencatat lonjakan kunjungan wisata selama libur Sabtu hingga Selasa menjelang Ramadan pada lima objek wisata yang dikelola pemerintah daerah.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis Heryan, melalui Kepala Bidang Pemasaran di Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Asep Didi, mengatakan berdasarkan data resmi, total kunjungan mencapai 7.070 orang dalam empat hari.

IMG-20260217-WA0014

Asep Didi juga menyampaikan bahwa momentum libur akhir pekan yang beririsan dengan tradisi munggahan menjadi faktor pendorong meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Data sementara menunjukkan tren kunjungan cukup baik menjelang Ramadan,” ujar Asep. Rabu,(25/02/2026).

Lebih lanjut Asep menjelaskan objek wisata Panjalu menjadi penyumbang kunjungan tertinggi. Dari tanggal 14 hingga 17 tercatat 3.852 pengunjung, dengan puncak kunjungan terjadi pada tanggal 15 sebanyak 1.392 orang. Asep menyebut angka tersebut menunjukkan daya tarik Panjalu masih dominan dibanding destinasi lain yang dikelola pemerintah.

“Tanggal 15 menjadi hari terpadat selama periode libur,” katanya.

Lanjut Asep, Situs Karang Kamulyan menempati posisi kedua dengan total 2.302 pengunjung. Kunjungan tertinggi terjadi pada tanggal 14 sebanyak 714 orang, lalu berangsur menurun hingga 458 orang pada tanggal 17.

Asep mejelaskan penurunan tersebut masih dalam batas wajar mengingat pola kunjungan biasanya memuncak di awal libur.

“Secara umum kunjungan masih stabil meski terjadi penurunan di hari terakhir,” jelasnya.

Sementara itu, Astana Gede mencatat
285 pengunjung selama empat hari. Kunjungan sempat turun drastis pada tanggal 15 menjadi 32 orang, namun kembali meningkat pada tanggal 16 sebanyak 91 orang. Pengelola mengakui angka tersebut relatif kecil dibanding dua destinasi utama lainnya.

“Kami terus berupaya meningkatkan daya tarik agar kunjungan lebih merata,” ungkapnya.

Untuk Situ Wangi Asep menjelaskan dari total 504 pengunjung. Lonjakan tertinggi terjadi pada tanggal 15 dengan 206 orang, kemudian turun pada tanggal 16 menjadi 67 orang sebelum kembali naik di hari terakhir. Pihak pengelola menyebut fluktuasi tersebut dipengaruhi faktor cuaca dan pola kunjungan keluarga.

“Cuaca dan momentum akhir pekan sangat memengaruhi jumlah wisatawan,” katanya.

Adapun Tirta Winaya menjadi objek dengan jumlah kunjungan terendah, yakni 127 orang selama periode libur. Kunjungan tertinggi terjadi pada tanggal 15 sebanyak 42 orang.

Asep mengakui masih diperlukan evaluasi untuk meningkatkan minat wisatawan terhadap destinasi tersebut.

“Kami akan melakukan pembenahan fasilitas agar lebih menarik,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pemerintah daerah menilai capaian 7.070 pengunjung dari lima objek wisata tersebut cukup positif sebagai indikator geliat pariwisata menjelang Ramadan. Namun demikian, masih terdapat 57 desa wisata serta sejumlah objek wisata yang dikelola swasta yang datanya belum terhimpun. Pihak terkait menyatakan proses pendataan masih berlangsung untuk mendapatkan angka riil secara menyeluruh.

BACA JUGA: Sekda Ciamis Sesalkan Tunggakan Pajak Dinas

“Data desa wisata dan objek swasta masih kami rekap, sehingga total kunjungan kemungkinan bertambah,” tegasnya.

Capaian ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam pemerataan kunjungan antar destinasi.

Peningkatan promosi, pembenahan fasilitas, serta penguatan manajemen dinilai menjadi langkah strategis agar potensi wisata daerah dapat tergarap optimal.

“Momentum seperti ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat sektor pariwisata secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Dena)

IMG-20260217-WA0014

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan