Pemkab Garut Dukung Exploring IPB 2026 Untuk Siswa

infopriangan.com, BERITA GARUT. Pemerintah Kabupaten Garut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Himpunan Mahasiswa Garut Institut Pertanian Bogor (HIMAGA IPB) yang menyelenggarakan kegiatan Exploring IPB 2026. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas wawasan pendidikan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia muda di Kabupaten Garut.
Acara Exploring IPB 2026 digelar di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Senin (19/1/2026), dan diikuti oleh sekitar 100 siswa SMA/SMK sederajat dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan dunia perkuliahan, khususnya di Institut Pertanian Bogor (IPB), sekaligus menjaring minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri unggulan.
Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Margiyanto, menyampaikan bahwa IPB merupakan salah satu kampus terbaik bangsa yang telah melahirkan banyak kader unggul di berbagai sektor strategis. Ia menilai, kesempatan seperti Exploring IPB sangat penting bagi pelajar daerah untuk memahami tantangan dan peluang masuk perguruan tinggi negeri.
Margiyanto menekankan bahwa proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri membutuhkan kerja keras dan perencanaan yang matang. Menurutnya, selain kemampuan akademik, calon mahasiswa juga harus mampu menyusun strategi yang tepat agar dapat bersaing secara optimal.
“Mengikuti tes masuk perguruan tinggi negeri itu membutuhkan effort yang luar biasa. Tidak hanya belajar, tetapi juga adu strategi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Margiyanto menyoroti posisi strategis Kabupaten Garut sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Barat bahkan nasional. Ia berharap, semakin banyak generasi muda yang menempuh pendidikan di IPB dan nantinya kembali ke daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian.
Margiyanto menyebutkan bahwa sektor pertanian di Garut saat ini menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah berkurangnya lahan pertanian berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran sumber daya manusia muda yang memiliki keilmuan dan inovasi pertanian menjadi kebutuhan mendesak.
“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Ketika adik-adik muda tertarik dan menekuni dunia pertanian, tentu hal tersebut menjadi sesuatu yang membanggakan bagi Garut,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Exploring IPB 2026, Rakheyan Rommy Ardyansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara komprehensif dan edukatif. Para peserta tidak hanya mendapatkan informasi seputar IPB, tetapi juga gambaran nyata kehidupan kampus dan jalur masuk perguruan tinggi.
Rakheyan menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut dihadirkan tenant atau stan dari 13 fakultas yang ada di Institut Pertanian Bogor. Selain itu, terdapat pula sesi informasi beasiswa serta try out ujian yang difasilitasi oleh lembaga pendidikan Nurul Fikri.
BACA JUGA: Tanpa Anggaran, ORARI Banjar Andalkan Solidaritas
“Kami ingin peserta benar-benar mendapatkan gambaran utuh tentang IPB, mulai dari fakultas, peluang beasiswa, hingga simulasi ujian masuk,” katanya.
Rakheyan menambahkan, HIMAGA IPB menargetkan peningkatan jumlah mahasiswa asal Kabupaten Garut yang diterima di IPB pada tahun-tahun mendatang. Ia menyebutkan bahwa pada tahun 2025, lebih dari 90 putra-putri Garut berhasil menembus IPB.
“Harapannya, melalui kegiatan ini, jumlah mahasiswa IPB asal Garut ke depan bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.
Kegiatan Exploring IPB 2026 pun diharapkan menjadi jembatan inspiratif bagi pelajar untuk berani bermimpi, mempersiapkan diri secara matang, dan melangkah menuju pendidikan tinggi sebagai bekal membangun daerah dan bangsa. (Liklik)




