Pemuda Gunungsari Sukses Kembangkan Joran Mini Unik
infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Dari sebuah ide sederhana dan hobi iseng, seorang pemuda asal Desa Gunungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, berhasil mengubah kreativitasnya menjadi peluang usaha menjanjikan. Pemuda itu adalah Fahmy (24), pengrajin muda kreatif sekaligus pemilik brand Si Ping Pancing, produsen joran mini lucu yang kini sedang viral di media sosial dan banyak digemari pecinta micro fishing di seluruh Indonesia.
Kisah sukses Fahmy berawal dari keinginan sederhana sang istri yang ingin memiliki joran dengan tampilan lucu dan berbeda dari biasanya. “Awalnya istri saya pengin joran yang lucu-lucu, tapi waktu cari di toko pancing online enggak ketemu. Akhirnya saya coba bikin custom sendiri, dibantu teman yang bisa bikin,” cerita Fahmy saat ditemui di bengkel kecilnya di Dusun Cilopadang, RT 22 RW 6, Desa Gunungsari. Sabtu, (8/11/2025).
Dari sekadar eksperimen iseng, hasil karya tersebut ternyata menarik perhatian banyak orang. Fahmy mengunggah video singkat proses pembuatan joran mininya ke TikTok. Tak disangka, video itu viral dan menuai ribuan komentar dari warganet yang penasaran ingin membeli.
“Awalnya saya cuma bikin 12 batang, tapi yang pesan makin banyak. Dari situ saya mulai ajak teman-teman untuk bantu produksi,” ujarnya.
Kini, produk Si Ping Pancing hadir dalam berbagai varian joran mini dengan desain karakter lucu dan warna mencolok yang menarik perhatian. Satu unit joran dijual dengan harga sekitar Rp75.000, sedangkan paket lengkap yang sudah termasuk senar, pelampung, stopper, kili-kili, dan rangkaian pancing dijual Rp100.000.
Fahmy menjelaskan, produk ini tidak hanya dibuat untuk para pemancing dewasa, tetapi juga ramah anak dan cocok bagi pemula. Joran mini tersebut sudah dirakit dan siap digunakan tanpa perlu perakitan ulang. Selain itu, desainnya disesuaikan dengan tren micro fishing, yaitu kegiatan memancing ikan kecil yang kini populer di kalangan anak muda.
“Selain lucu dan praktis, joran ini juga aman buat anak-anak. Jadi bisa dipakai buat belajar mancing sambil seru-seruan,” jelasnya.
Permintaan terhadap joran mini buatan Fahmy pun terus meningkat. Pembeli datang dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Papua.
“Alhamdulillah, sekarang sudah ada pesanan dari hampir seluruh provinsi. Ada dari Jambi, Gorontalo, bahkan Papua juga,” ungkapnya dengan rasa bangga.
Meski baru berdiri sejak awal Oktober 2025, omzet bulanan Si Ping Pancing kini sudah menembus Rp58 juta. Pencapaian ini menunjukkan bahwa kreativitas lokal dari desa bisa menembus pasar nasional jika dikembangkan dengan semangat dan inovasi.
Fahmy berharap usahanya dapat membuka peluang kerja bagi warga sekitar. Ia berencana menambah varian model dan melibatkan lebih banyak tenaga muda di desanya.
BACA JUGA: Bupati Pangandaran Lantik 18 Pejabat Pimpinan Baru
“Insya Allah ke depan saya ingin terus berinovasi, bikin lebih banyak model baru, dan ngajak teman-teman di kampung untuk ikut produksi juga. Jadi manfaatnya bisa dirasakan bareng-bareng,” tutur Fahmy optimistis.
Kini, bagi masyarakat yang tertarik mencoba sensasi mancing dengan cara berbeda, produk Si Ping Pancing bisa dibeli dengan mudah melalui TikTok Shop dan Shopee. Dengan harga terjangkau, tampilan menarik, dan kualitas yang terjamin, joran buatan Fahmy menjadi pilihan menarik bagi siapa saja mulai dari anak-anak, pemula, hingga penghobi mancing sejati.
“Murah, lucu, dan siap pakai. Cocok buat anak-anak maupun yang baru belajar mancing,” pungkas Fahmy seorang pemuda Gunungsari sambil tersenyum puas. (Eddy)








