PGRI Ciamis Ajak Guru Perkuat Kompetensi Digital dalam Seminar Deep Learning

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis mendorong para guru untuk terus meningkatkan kompetensi digital sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi. Ajakan tersebut disampaikan Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana, dalam Seminar Pendidikan bertema “Pengenalan dan Implementasi Deep Learning dalam Era Kecerdasan Buatan” yang digelar di Aula KH. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Guru Nasional ke-32 dan HUT PGRI ke-80.

Dalam sambutannya, Edi Rusyana menegaskan bahwa kemajuan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, telah memberikan tantangan sekaligus peluang besar bagi dunia pendidikan. Guru sebagai garda terdepan, kata dia, harus mampu beradaptasi agar pembelajaran tetap relevan dan memastikan peserta didik memiliki kesiapan menghadapi masa depan.

IMG-20260217-WA0014
IMG-20260226-WA0063
IMG-20260311-WA0097
IMG_20260312_050302
IMG-20260317-WA0053(1)
IMG-20260321-WA0000
IMG-20260321-WA0136

“Guru harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan generasi yang unggul. Pemahaman terhadap teknologi, termasuk deep learning, bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.

Edy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik yang tetap berkomitmen mencerdaskan kehidupan bangsa. Momentum Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, menurutnya, harus menjadi pengingat pentingnya solidaritas, profesionalisme, serta penguatan kualitas organisasi PGRI di Kabupaten Ciamis.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, turut hadir dan memberikan paparan terkait peningkatan kualitas pendidikan di Ciamis. Ia mengungkapkan bahwa capaian Learning Satisfaction Index (LSI) Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan signifikan berkat kerja keras para guru.

Menurutnya, LSI Ciamis kini berada di angka 14,31, jauh di atas rata-rata nasional yang berada di angka 12. Kenaikan LSI tahun ini disebut lebih signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Erwan juga menyampaikan apresiasi Bupati Ciamis terhadap para guru dan insan pendidikan yang terus menjaga kualitas pembelajaran sekaligus membudayakan lingkungan sekolah yang bersih melalui program Adiwiyata.

“Kami tidak berorientasi pada penghargaan, tetapi pada budaya positif yang harus terus dijaga. Bupati menitipkan agar kebersihan dan budaya baik di sekolah tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Selain itu, Erwan mengapresiasi peran media yang turut menjaga kondusivitas informasi pendidikan di Kabupaten Ciamis.

Dalam pemaparannya, Erwan menyoroti sejumlah tantangan pendidikan, mulai dari kemampuan literasi dasar hingga perubahan budaya belajar di era digital. Erwan mengingatkan bahwa pemahaman akademik tetap harus menjadi fondasi utama meskipun pendekatan pembelajaran semakin modern dan fleksibel.

Erwan menekankan pentingnya guru untuk tidak terjebak pada paradigma pembelajaran yang hanya menekankan kebahagiaan (enjoy learning) tanpa memastikan penguasaan pengetahuan dasar.

“Ilmu pengetahuan tetap harus diberikan. Jangan sampai siswa kelas tiga belum mampu membaca lalu dibiarkan begitu saja. Itu harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Erwan juga menegaskan bahwa nilai adab dan moral harus terus dijaga agar tidak terjadi penyimpangan di lingkungan pendidikan. Ia mengajak guru-guru untuk tetap memegang prinsip sebagai teladan yang digugu dan ditiru.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari berbagai bidang pendidikan dan teknologi yang memberikan wawasan mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan, khususnya deep learning, untuk mendukung pembelajaran yang inovatif dan adaptif.

BACA JUGA: PPDI Ciamis Tegas Sikapi Dugaan Pemerasan yang Dilakukan Oknum

Para peserta yang terdiri dari guru berbagai jenjang mendapatkan pengetahuan baru tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkaya metode pengajaran serta meningkatkan efektivitas pembelajaran.

PGRI Kabupaten Ciamis berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi para guru untuk semakin siap menghadapi transformasi digital, sekaligus mampu mengintegrasikan teknologi secara optimal demi kemajuan dunia pendidikan.

“PGRI akan terus menjadi wadah perjuangan para guru dan komitmen kami adalah mencerdaskan kehidupan bangsa,” pungkasnya. (Eddy)

Bagikan dengan :
IMG-20260217-WA0014
IMG-20260226-WA0063
IMG-20260311-WA0097
IMG_20260312_050302
IMG-20260317-WA0053(1)
IMG-20260321-WA0000
IMG-20260321-WA0136

Tinggalkan Balasan

error: Konten terlindungi. Anda tidak diizinkan untuk menyalin berita infopriangan